5 Cara Menjadi Wanita Berkepribadian Baik

5 Cara Menjadi Wanita Berkepribadian Baik

caramerawatdiri.web.idMenjadi Wanita Berkepribadian Baik, Meskipun baik dan buruk seseorang tergantung penilaian masing masing orang, akan tetapi penting untuk memiliki kepribadian baik berdasarkan bagi orang lain, terlebih itu adalah orang terdekat kita seperti suami dsb.

Berikut kami rangkum cara bersikap agar menjadi wanita berkepribadian baik.

Baca juga : merawat diri dengan menjaga kesehatan mental

Kecantikan

Pahami bahwa kecantikan sejati terletak di dalam. Kecantikan sejati adalah ciri kepribadian yang baik karena kecantikan sejati berkembang dari sifat yang baik. Sebelum Anda mempertimbangkan untuk tampil baik, Anda perlu melihat bagian dalam diri Anda sehingga Anda dapat benar-benar menjadi wanita berkepribadian baik.
Kecantikan dalam dan kepribadian baik berlaku sejalan. Jika Anda mempraktikkan cara hidup wanita berkepribadian baik, Anda juga akan menjadi wanita yang cantik.

Kepribadian Baik Bersifat Luar Lainnya

Bantulah orang lain. Meskipun Anda tidak boleh mengabaikan kebutuhan-kebutuhan sendiri, Anda juga harus memikirkan kebutuhan orang lain dan bersedia membantu orang lain yang membutuhkan jika Anda memang bisa melakukannya.

Contoh nyata adalah dengan menjadi sukarelawan untuk membantu orang-orang di dalam situasi formal. Namun, contoh yang tidak terlalu kentara adalah dengan meluangkan waktu dan tenaga Anda dalam hal informal. Contohnya, wanita yang berkepribadian baik akan menemani temannya yang memerlukan bahu untuk menangis, bahkan jika itu berarti dia melewatkan acara televisi favorit atau obral terbatas.

Gunakan uang Anda dengan bijaksana. Anda dapat sesekali menggunakan uang untuk membeli kenikmatan, tetapi secara keseluruhan, Anda tidak boleh menggunakan uang dengan tidak bertanggung jawab atau menggunakan uang dengan sembrono. Berhemat adalah salah satu sifat kepribadian baik.
Namun, ini tidak berarti bahwa Anda harus menjadi pelit atau serba murah.
Artinya Anda harus memenuhi kewajiban-kewajiban finansial sebelum menggunakan uang untuk membeli kenikmatan. Dengan kata lain, Anda tidak boleh menggunakan uang untuk liburan ke tempa eksotis jika itu berarti tagihan dan hutang Anda tidak terbayar.

Kepribadian Baik di Dalam

Milikilah iman. Secara tradisional, mempunyai iman merujuk pada iman kepada Tuhan atau suatu prinsip religius. Namun, jika Anda tidak percaya akan Tuhan, Anda masih dapat mempraktikkan prinsip iman dengan cara setia pada pengejaran Anda untuk mencapai kepribadian baik.
Contoh wanita berkepribadian baik dalam Alkitab adalah Ruth, yang memilih untuk mengikuti Tuhan Israel meskipun hal itu membuatnya mengalami kesulitan, ketika lebih mudah bagi Ruth untuk kembali pada Moab dan menyembah dewa-dewa masa kecilnya.

Cerita ini dapat mengajarkan pelajaran yang berharga bahkan jika Anda tidak mempraktikkan iman dalam konteks Yahudi-Kristen. Ruth telah berkomitmen untuk tetap percaya dan beriman pada Tuhan Israel dan siap menghadapi konsekuensi-konsekuensinya, meskipun menyerah merupakan pilihan yang lebih mudah. Anda juga harus berkomitmen pada iman/kepercayaan Anda—dalam Tuhan, atau dalam kebaikan kepribadian yang baik—dan tetaplah berpegang pada komitmen Anda meskipun menghadapi tantangan-tantangan.

Jagalah kesucian tubuh Anda. Cara lain untuk memaknai hal ini adalah dengan menghormati tubuh Anda. Perlakukan tubuh Anda sebagai harta yang berharga dan jangan sembarangan menyerahkannya kepada orang lain.
Secara tradisional, menjaga kesucian tubuh berarti menunggu sampai sudah menikah sebelum melakukan hubungan seks. Hampir semua agama besar akan setuju dengan poin ini.
Bahkan jika Anda tidak memeluk agama apa pun, prinsip kesucian tetap dapat berlaku untuk Anda. Seks harus dinilai sebagai sesuatu yang spesial yang seharusnya hanya dilakukan oleh dua orang yang saling mencintai.

Gunakan akal sehat. Para wanita cenderung sangat emosional, dan sisi buruknya adalah emosi sering kali membutakan atau menghentikan akal sehat. Wanita berkepribadian baik menerima emosi-emosinya tetapi menggunakan akal sehat untuk mengendalikan reaksinya.
Bertindaklah berdasarkan kebijaksanaan, bukan kebodohan. Ini adalah prinsip dalam Alkitab yang diambil dari kitab Amsal,[2] tetapi ini dapat diaplikasikan dalam hidup bahkan jika Anda bukan seorang Kristen. Anda dapat mendengarkan kata hati sebagai petunjuk, tetapi pada akhirnya, Anda harus mempertimbangkan situasi dengan pikiran, dengan menggunakan kebijaksanaan yang telah Anda bangun sepanjang hidup Anda untuk menilai keadaan dengan akurat.

Kepribadian Baik di Rumah

Hormati orang tua Anda. Orang tua bertanggung jawab membawa Anda ke dunia dan membesarkan Anda menjadi wanita seperti diri Anda sekarang. Untuk menjadi wanita yang berkepribadian baik, Anda harus menunjukkan rasa hormat kepada orang tua dengan cara menaati aturan mereka saat Anda masih kecil dan dengan terus mendengarkan dan menghormati ide mereka saat Anda sudah dewasa.
Jika orang tua Anda tidak memperlakukan Anda dengan benar, tentu saja, ini merupakan persoalan yang berbeda. Anda harus mencintai diri Anda sendiri dan juga orang tua Anda, dan jika hal terbaik bagi Anda adalah menjauh dari situasi penyiksaan, itu adalah tindakan terbaik yang dapat Anda ambil.

Mengembangkan Kepribadian Baik

Arahkan diri Anda pada hal-hal yang normal, bukan pada hal-hal ekstrem. Ini adalah prinsip pertama yang dibahas oleh Aristoteles. Terlalu banyak hal baik dapat berubah menjadi sesuatu yang buruk. Kepribadian baik sering kali dapat ditemukan di tengah-tengah, di antara dua ujung ekstrem sebuah sifat.

Contohnya, dalam hal mencintai diri sendiri. Kelebihan ekstrem prinsip ini akan menghasilkan narsisisme, tapi kekurangan ekstrem prinsip ini akan menghasilkan perasaan rendah diri. Anda perlu mencintai dan menghormati diri Anda sendiri untuk menunjukkan rasa cinta dan hormat kepada orang lain, tetapi Anda perlu mencintai diri Anda dalam batas-batas yang normal, sehingga Anda tidak berlebihan baik dengan menjadi terlalu narsis ataupun dengan menjadi terlalu rendah diri.

Related posts