Berapa Durasi Tidur Manusia Yang Ideal

tidur

caramerawatdiri.web.id – Tidur adalah rutinitas yang dilakukan setiap manusia setiap hari nya, tanpa tidur yang cukup manusia akan kehilangan konsentrasinya dalam melakukan aktifitas atau rutinitas hariannya.

Berapa Durasi Jam Tidur yang Ideal Itu?

Baca juga : Cara Ampuh Menghilangkan Ketombe

Bagi kebanyakan dari kita, tidur mungkin terkesan sepele. Padahal, kita semua juga tahu kalau manfaat tidur sangat luar biasa. Tubuh seperti di-recharge, sel-sel tubuh yang rusak pun diperbaiki, dan tentunya rasa capek yang dirasakan bisa hilang.

Dengan tidur yang cukup, badan juga makin sehat!

Tapi, ada hal yang menarik dari urusan tidur ini. Di satu sisi, banyak yang mulai menyadari manfaatnya, sehingga mereka pun sangat menjaga kualitas tidurnya sebagai cara menjaga kebugaran tubuh; tapi di sisi lain, gaya hidup sehari-hari juga bisa membuat beberapa orang lainnya rela melepas jam tidurnya demi aktivitas lain. Seolah tak terlalu khawatir kalau mereka kekurangan jam tidur.

Alasannya bisa karena memang ada acara yang mesti dihadiri sampai dini hari, atau memang menggunakan waktu tidur atau istirahat untuk menggarap pekerjaan yang tak tuntas dikerjakan pada jam kantor. Apapun itu, intinya masih banyak juga orang yang biasa saja jika pola tidurnya masih berantakan.

Hindari kebiasaan itu, karena tubuh kita jelas butuh istirahat setelah dan sebelum beraktivitas. Jadi usahakan untuk tidur cukup, dengan durasi yang dianjurkan

Durasi ideal itu justru bukan delapan jam

Karena tidur juga tidak harus berlebihan. Justru waktu tidur yang pas sebetulnya adalah tujuh jam; bukan delapan jam seperti yang selama ini lumrah diketahui banyak orang sebagai waktu tidur yang ideal.

Baca juga : Memulihkan Stamina Tubuh Dengan Cepat

Berbagai pihak yang pernah mencari tahu soal berapa lama kita seharusnya tidur menyebutkan kalau gangguan kesehatan, dan bahkan tingkat kematian terendah itu dimiliki orang yang tidur selama tujuh jam. Kurang tidur atau terlelap selama delapan jam atau lebih secara konsisten malah terbukti merugikan.

Kalau merujuk pada data yang agak lebih serius, seorang psikoatri di Amerika Serikat pernah mengumpulkan data aktivitas lebih dari satu juta orang selama enam tahun, dan menemukan kalau orang yang tidur di antara 6,5 sampai 7,4 jam memiliki tingkat kematian paling rendah, dibandingkan durasi lainnya.

Bahkan pada penelitian lainnya ditemukan kalau orang yang biasa tidur selama tujuh jam punya kemampuan menyelesaikan persoalan lebih baik dibandingkan mereka yang tidur delapan jam atau lebih.

Kalau kita ambil ilustrasinya, misalkan saja Anda perlu terbangun pukul 5 pagi, maka sebaiknya Anda tidur pada pukul 10 malam; bukan pukul 9 malam, apalagi jam 2 pagi.

Tapi kemudian, apakah tidur selama delapan jam akan merusak kesehatan? Ya tidak juga. Kalau merujuk ke informasi dari National Sleep Foundation di Amerika Serikat, selama kegiatan tidur masih berlangsung di antara enam sampai delapan jam, masih tergolong oke; tapi yang ideal ya tujuh jam.

Related posts