Cara Perawatan Dan Treatment Rambut Berwarna

Cara Perawatan Dan Treatment Rambut Berwarna

caramerawatdiri.web.id Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Cara Perawatan Dan Treament Rambut Berwarna. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Cara Perawatan Dan Treament Rambut Berwarna

Kalau ada perasaan yang lebih menyenangkan dari keluar salon dengan rambut yang baru diwarnai, mungkin menonton kelanjutan serial televisi yang sudah lama ditunggu-tunggu. Tapi, perasaan ini bisa pudar secepat warna rambut yang tidak dirawat dengan benar. Simak terus panduan kami tentang cara merawat rambut berwarna yang perlu kamu pahami dan kuasai.Dalam memiliki rambut berwarna, kamu harus fokus pada perawatan untuk menjaga kesehatan dan kelembapan rambut agar tetap terlihat fresh dan tidak kusam. Francesca Rapolla, ahli dari tim penelitian dan pengembangan Unilever memberikan masukan-masukan penting terkait hal ini.Ada beberapa hal-hal mendasar yang perlu kamu pahami dan kuasai dalam merawat rambut berwarna, baik saat mencoba warna bleach blonde yang ekstrem maupun warna-warna gelap yang lebih subtle. Baca tuntas panduan cara merawat rambut berwarna berikut ini.

Mencuci rambut di salon setelah pewarnaan sudah cukup, jadi kamu tidak perlu mencucinya lagi saat pulang ke rumah.“Tidak ada aturan baku yang menentukan kapan kamu harus menunggu untuk keramas setelah mewarnai rambut.” tegas Francesca.Berbeda dengan smoothing rambut yang biasa melarang keramas selama beberapa hari pasca perawatan.Jika ini pertama kalinya kamu mewarnai rambut, kamu harus sedikit mengubah jadwal keramas supaya tidak terjadi overwashing atau keramas berlebihan. Jika biasanya kamu keramas setiap hari, setelah mewarnai rambut kamu perlu mengubah kebiasaan itu.

Warna baru pada rambut akan semakin pudar setiap keramas. Berdasarkan pengalaman pribadi editor, warna rambut akan memudar hingga 50% dari warna aslinya setelah 10-12 kali keramas. Jadi idealnya, kamu bisa mencoba keramas 2-3 hari sekali.Bagaimana dengan bleaching? Apakah kita tetap harus keramas sebelum melakukan prosedur ini? Jika kamu melakukan bleaching pada akar rambut maka jawabannya adalah tidak. Minyak alami pada kulit kepala justru dapat melindungi rambut saat proses bleaching.Apapun warna rambut yang kamu pilih, kamu perlu memperhatikan kondisi rambutmu setelahnya. Jika rambutmu menjadi lebih kering, sebaiknya kamu keramas seminggu sekali. Pada rambut kering, keramas berlebihan bukan hanya bisa membuat warna menjadi pudar namun juga membuat rambut lebih kering.

Rambut tipis dan berminyak mungkin harus lebih sering dicuci untuk menghindari penumpukan minyak yang bisa membuat rambut lepek dan kempes.Rambut diwarnai seringkali lebih kering dibandingkan rambut yang tidak diwarnai. Hal ini akan langsung terasa saat kamu membasahi rambut.Apakah kamu merasakan rambutmu menempel satu sama lainnya dan sulit disisir dengan jari? Hal ini disebabkan kutikula rambut yang terbuka bahkan terkikis saat rambut diwarnai. Untuk itu, kamu butuh shampoo dan conditioner yang sesuai dengan masalah rambutmu ini.Kabar buruknya, air panas bukan sahabat rambut. Menurut Francesca, “Air panas dapat membuka kutikel rambut dan memudarkan warna di dalam batang rambut.” Sebaliknya, air dingin dapat membantu mengunci kutikel sehingga warna bisa melekat lebih awet.

Baca Juga : Perhatikan Hal Ini Sebelum Bleaching

Zat kimia dalam pewarna rambut bisa membuat rambut menjadi kering dan kasar. Akibatnya rambut akan lebih sulit diatur dan mudah mengembang. Mencatok rambut setiap hari bukan pilihan yang tepat.Menambahkan nutrisi dan kelembapan ekstra merupakan salah satu cara merawat rambut berwarna yang bisa kamu lakukan dengan mudah. Kamu bisa menambahkan vitamin rambut setelah keramas.Opsi lainnya adalah memakai masker alami secara rutin. Tidak perlu beli, kami punya resep masker rambut dari bahan alami yang bisa kamu buat sendiri di rumah.Ada. Selain membatasi frekuensi keramas yang terlalu sering dan air panas, matahari, kolam renang, dan suhu panas alat styling adalah tiga dosa besar bagi rambutmu.

Jika berencana menghabiskan waktu di luar ruang dalam waktu lama, pastikan rambutmu terlindungi dari sinar matahari. Misalnya, dengan topi atau mencoba berbagai variasi gaya aksesori rambut dengan scarf.Di urutan kedua ada klorin yang biasa terdapat pada air kolam renang berpotensi membuat rambut bertambah kering. Solusinya, segera keramas setelah berenang. Kalau perlu, ganti conditioner-mu yang biasa dengan yang bersifat deep conditioning atau detoksifikasi.Terakhir dan tak kalah merusak potensinya adalah suhu panas alat-alat styling, seperti catokan, curling wand, atau hair dryer. Kalau kamu tergolong yang sering menggunakan tiga alat tersebut sehari-hari, maka heat protection spray adalah produk yang wajib ada di meja riasmu. Favorit kami adalah TRESemmé Keratin Heat Protect Spray.

Dilengkapi dengan keratin, spray ini bisa melindungi rambut dari efek negatif suhu panas yang berlebihan dan membuatnya lebih mudah ditata. Supaya hasilnya lebih maksimal, lihat tips memakai heat protection spray dari kami.Shampoo kering atau dry shampoo tidak bisa menggantikan peran shampoo dalam membersihkan minyak dan kotoran dari rambut, tapi produk ini bisa kamu gunakan dalam kondisi darurat, misalnya saat rambut sedang tidak boleh bersentuhan dengan air sementara.Kalau ketujuh perawatan rambut berwarna untuk pemula ini sudah kamu pahami, maka tak ada lagi halangan bagi kamu untuk mewarnai rambut. Sebagai awalan, coba deh trend warna rambut pink yang semakin populer ini.

Related posts